Surat cinta untuk Ramadhan.
Sebelas bulan menanti kedatanganmu.
Tamu mulia bagi umat islam
Bulan sejuta hikmah.
Bulan yang dinantikan oleh langit dan bumi.
Bulan teristimewa diantara bulan lainnya.
Bulan penuh pengampunan.
Bulan penuh keberkahan.
Bulan penuh kemuliaan.
Bulan ketika para do'a diijabah.
Bulan ketika segala kebaikan bernilai ibadah.
Bulan ketika segala pahala dilipatgandakan.
Bulan yang terdapat malam nuzulun qur'an.
Andai dalam dua belas bulan kau tak hanya hadir di satu bulan saja..
Supaya bisa lebih lama bersama..
Namun semua sudah menjadi Takdir-Nya.
Namun perpisahan ini membuat kami terus berdoa untuk dapat lagi berjumpa.
Tak terasa waktu bersamamu hampir usai.
Kau akan meninggalkan kami dalam waktu yang tak lama lagi.
Kepergianmu membawa kesedihan.
Akankah kita dapat bertemu dan bersama kembali seperti saat ini?
Kepergianmu membuat langit dan bumi menangis.
Sebab bulan teristimewa, tamu termulia akan beranjak pergi.. Keistimewaan yang ada padamu membuatku merindukanmu.
Membuatku ingin tetap menikmati keberkahanmu.
Ingin bersamamu untuk lebih lama lagi.
Tapi aku sadar, kau akan tetap pergi.
Semoga kita dipertemukan kembali
Wahai Bulan teristimewa..
-FYA-
28 Ramadhan 1438 / 22Juni2017
Komentar
Posting Komentar