Postingan

Mengenang sebuah kenangan

Y ang menyedihkan itu bukan perpisahannya, tapi disaat harus melupakan semua kenangan namun masih memiliki sebuah perasaaan .. Memang mungkin tak akan mudah ketika harus melebur segala harapan-harapan besar itu, menghapus setiap jejak-jejak kenangan, dan melenyapkan segala apapun yang berkenaan dengannya.. Sekalipun aku telah berkata mampu namun jujur itu semua perlu kerja keras dan susah payah untuk melakukannya.. Ya memang seperti itulah wanita yang selalu berbohong akan apa yang dirasakannya.. Jikalau boleh memilih rasanya ingin kembali tetap merajut kasih dan menjadi yang teristimewa pada hatimu. tapi apakah mungkin ? Aku tau aku tak mungkin memaksamu untuk tetap menjadikanku wanita satu-satunya dihatimu. Dan aku sadar ikatan yang ada diantara kita tak begitu kuat untuk membuat kamu melakukannya.. Lalu bagaimana denganmu sekarang ? aku tak lagi mendengar kabar apapun tentangmu.. Apakah kau baik-baik saja ? masih kah mimpi kita yang sempat ingin kita bangun, kenangan-kenangan ya...

kisah akhwat gorontalo

Namaku Mariani orang-orang biasa memangilku Aryani, ini adalah kisah perjalanan hidupku yang hingga hari ini masih belum lekang dalam benakku, sebuah kisah yang nyaris membuatku menyesal seumur hidup bila aku sendiri saat itu tidak berani mengambil sikap. Yah, sebuah perjalanan kisah yang sungguh aku sendiri takjub dibuatnya, sebab aku sendiri menyangka bahwa didunia ini mungkin tak ada lagi orang seperti dia. Tahun 2007 Silam, aku dipaksa orang tuaku menikah dengan seorang pria, Kak Arfan namanya, Kak Arfan adalah seorang lelaki yang tinggal sekampung denganku, tapi dia seleting dengan kakakku saat sekolah dulu, usia kami terpaut 4 Tahun, yang aku tahu, bahwa sejak kecilnya Kak Arfan adalah anak yang taat kepada orang tuanya, dan juga Rajin ibadahnya, dan tabiatnya seperti itu terbawa-bawa sampai ia dewasa, aku merasa risih sendiri dengan Kak Arfan apabila berpapasan dijalan, sebab sopan santunya sepertinya terlalu berlebihan pada orang-orang, geli aku menya...