Hidayah itu mahal

.
Hidayah itu mahal~
.
Pernahkah terpikirkan bahwa kita tengah berada dalam anugerah yang tiada ternilai dari Allah, sementara begitu banyak orang yang dihalangi untuk memperolehnya?
.
Kita bisa tahu ajaran yang benar dari agama Islam ini. Tahu ini haq, itu batil.
Ini tauhid, itu syirik. Ini sunnah, itu bid’ah.
.
Lalu kita dimudahkan untuk mengikuti yang haq dan meninggalkan yang batil.
.
Sementara, banyak orang tidak mengerti mana yang benar dan mana yang sesat, atau ada yang tahu tapi tidak dimudahkan baginya untuk mengamalkan al-haq, malah ia gampang berbuat kebatilan.
.
.
Kita dapat berjalan mantap di bawah cahaya yang terang-benderang, sementara banyak orang yang tertatih meraba dalam kegelapan.
.
Kita mulai tahu apa tujuan hidup kita dan kemana kita kan menuju.
Sementara, ada orang-orang yang tidak tahu untuk apa sebenarnya mereka hidup. Bahkan kebanyakan mereka menganggap mereka hidup hanya untuk dunia, sekadar makan, minum, dan bersenang-senang di dalamnya.
.
.
Apa namanya semua yang kita miliki ini, kalau bukan anugerah terbesar, nikmat yang tiada ternilai?
Inilah hidayah dan taufik dari Allah kepada jalan-Nya yang lurus.
.
.
Perlu engkau ketahui, hidayah itu ada dua macam:
1. Hidayah yang bisa diberikan oleh makhluk, baik dari kalangan para nabi dan rasul, para da’i atau selain mereka. Ini dinamakan hidayah irsyad (bimbingan), dakwah dan bayan (keterangan). Hidayah inilah yang disebutkan dalam ayat:
“Sesungguhnya engkau (ya Muhammad) benar-benar memberi hidayah/petunjuk kepada jalan yang lurus.” (Asy-Syura: 52)

2. Hidayah yang hanya bisa diberikan oleh Allah, tidak selain-Nya. Ini dinamakan hidayah taufik. Hidayah inilah yang ditiadakan pada diri Rasulullah, terlebih selain beliau, dijelaskan dalam ayat:
“Sesungguhnya engkau (ya Muhammad) tidak dapat memberi hidayah/petunjuk kepada orang yang engkau cintai, akan tetapi Allah lah yang memberi hidayah kepada siapa yang Dia kehendaki.” (Al-Qashash: 56)

.
.
Bersyukurlah kepada Allah Subhanahu Wata'ala ketika engkau dapati dirimu termasuk orang yang dipilih-Nya untuk mendapatkan dua hidayah yang tersebut di atas. Karena berapa banyak orang yang telah sampai kepadanya hidayah/petunjuk, telah sampai padanya dakwah, telah sampai padanya al-haq. Namun, ia tidak dapat mengikutinya karena terhalang dari hidayah taufik.
.
.
Sementara dirimu, ketika tahu al-haq dari al-batil, segera engkau pegang erat yang haq tersebut dan engkau empaskan kebatilan sejauh mungkin. Berarti hidayah taufik dari Rabbul Izzah menyertaimu. Tinggal sekarang, hidayah itu harus engkau jaga, karena ia sangat bernilai dan sangat penting bagi kehidupan kita.
Ia harus menyertai kita bila ingin selamat di dunia, terlebih di akhirat.
.
Allah berfirman:
“Allah memberikan hidayah kepada siapa yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus.” (Al-Baqarah: 213)
.
.
Fadhilatusy Syaikh Shalih ibnu Fauzan Al-Fauzan hafizhahullah ketika menjelaskan ayat:
beliau berkata, “Allah tidak meletakkan hidayah di dalam hati kecuali kepada orang yang pantas mendapatkannya. Adapun orang yang tidak pantas memperolehnya, maka Allah  mengharamkannya beroleh hidayah tersebut. Allah Yang Maha Mengetahui, Maha Memiliki hikmah, Maha Mulia lagi Maha Tinggi, tidak memberikan hidayah hati kepada setiap orang, namun hanya diberikannya kepada orang yang diketahui-Nya berhak mendapatkannya dan dia memang pantas. Sementara orang yang Dia ketahui tidak pantas beroleh hidayah dan tidak cocok, maka diharamkan dari hidayah tersebut."
.
.
Berbahagialah dengan hidayah yang Allah berikan kepadamu dan jangan biarkan hidayah itu berlalu darimu. Mintalah selalu kekokohan dan keistiqamahan di atas iman kepada Allah Yang Maha Mengabulkan doa.
.
.
Teruslah mempelajari agama Allah. Hadirilah selalu majelis ilmu.
Dekatlah dengan ulama, cintai mereka karena Allah, bergaullah dengan orang-orang shalih dan jauhi orang-orang jahat yang dapat merancukan pemahaman agamamu serta membuatmu terpikat dengan dunia.
Semua ini sepantasnya engkau lakukan dalam upaya menjaga hidayah yang Allah anugerahkan kepadamu.

.
.
Fitri Alhasna.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Soal dan Jawaban lengkap materi psikolinguistik (Abdul Chaer)

Kenapa memilih Jurusan bahasa dan sastra indonesia ??

Semua manusia memiliki berbagai macam rasa dalam hidup