Semua hanyalah titipan

.
Segala yang kita punya saat ini hanyalah sebuah titipan, semua bisa diambil kembali oleh Pemiliknya kapan saja Ia mau.
.
.
Bahkan ketika waktunya akan datang, kita pun tak akan mungkin sanggup untuk menolaknya.
Kecantikan/ketampanan, kekayaan, kecerdasan, kepopuleran, jabatan, atau apapun yang saat ini masih bisa kita nikmati semua, bisa sewaktu-waktu hilang dari genggaman kita. .
.
Kita tak pernah tahu bisa jadi saat ini kita sedang berbahagia atas jabatan yang baru kita miliki, namun seketika Allah mengambilnya kembali, atau seperti contoh lain saat ini kita masih dalam keadaan sehat walafiat menikmati udara dan bernafas secara gratis, tetapi seketika Allah menggantikan nikmat sehat itu dengan nikmat sakit hingga untuk bernafas pun kita harus mengeluarkan biaya.
.
.
Kecantikan/ketampanan yang ada pada saat ini pun seketika bisa Allah ambil, bahkan kepopuleran kita saat ini mudah  saja allah ganti dengan ujian lain.
.
.
Sungguh itu semua sebagai bukti betapa baiknya Allah yang masih memberikan segala nikmat dan anugerah-Nya, namun kita malah tak menyadari hanya karena datangnya sedikit cobaan, bahkan karena sedikitnya ujian atau cobaan yang Allah beri membuat kita lupa akan nikmat yang masih kita nikmati.
Dan kita lupa bahwa semua itu memang hanyalah sebuah titipan yang harus selalu kita syukuri bukan malah membuat kita menyombongkan diri.
.
.
Karena tidak ada gunanya menyombongkan hal itu. Kita semua baik yang kaya/tidak, cantik/tidak, tampan/tidak, populer/tidak, memiliki jabatan/tidak, atau apapun itu kebanggaan diri yang dimiliki tak ada artinya di mata Allah. Kita semua sejatinya adalah sama yaitu manusia yang tidak sempurna.
.
.
Semua memang hanyalah sebuah titipan, tak ada yang abadi di dunia ini, bahkan hakikatnya kita hanyalah manusia yang tidak sempurna, lalu utuk apa kita menyombongkan segala yang kita miliki padahal itu semua hanyalah titipan??
.
.
Mari kita menyadarkan diri untuk bisa menjadi pribadi yang lebih bersyukur dan menghargai orang lain, bukan karena posisi kita jauh lebih baik darinya, tapi karena kita tersadar kita pun tak ada apa-apanya di mata Sang pencipta.
.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Soal dan Jawaban lengkap materi psikolinguistik (Abdul Chaer)

Kenapa memilih Jurusan bahasa dan sastra indonesia ??

Semua manusia memiliki berbagai macam rasa dalam hidup