Postingan

29 April 2016 cerita hari ini:D

Hari ini ada suatu kejadian yang membuatku berkesan dan ingin ku ceritakan pada catatan kali ini.. Tadi pagi aku pergi belanja menemani ibu bos ku sekaligus (ibu kedua) ke Tanah Abang.. Setelah beberapa tempat kami kunjungi untuk membeli beberapa barang lalu kami berhenti di suatu tempat baju yang menjual khusus pakaian dari bahan brukat. Ketika ingin melakukan pembayaran ternyata tidak bisa menggunakan debet selain BCA. Maka dari itu ibuku pun pergi sebentar ke ATM untuk mengambil uang .. Lalu aku pun disuruhnya untuk menunggu ditempat ini.. Aku dan penjual itu pun ngobrol bareng, dari mulai keadaan penjualan tahun ini yang semakin menurun pendapatannya, tentang keluarganya, hingga tentang bos tempat ia kini bekerja yang sangat amat baik kepadanya dan begitu mempercayainya.. Ya bosnya adalah masih keturunan china dan kalimantan.. Namun dari cerita yang ibu penjual itu ceritakan mengenai kebaikan bosnya itu sehingga membuatnya nyaman untuk bekerja lama disitu membuatku terkagum. Penj...

Kenapa memilih Jurusan bahasa dan sastra indonesia ??

Btw, kali ini saya mau sedikit curhat aja, tentang suka duka selama saya kuliah di jurusan yang mungkin dianggap “enteng” oleh sebagian orang. Ya syukur-syukur setelah membaca ini mereka yang meremehkan menjadi sadar dan jauh lebih berpikir positif akan segala sesuatu yang ia belum ketahui secara mendalam.. Saat ini saya tercatat sebagai mahasiswa semester empat di sebuah Universitas Swasta di Jakarta. Saya kuliah di  jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Kenapa saya pilih Bahasa dan Sastra Indonesia? Kalau boleh jujur, ketika saya Madrasah hingga awal Smk saya tidak begitu menyenangi pelajaran Bahasa Indonesia, terutama jika diberikan tugas untuk berpidato dan berpuisi dikelas. Itu adalah hal yang paling saya takuti sebab dulu saya adalah murid yang pemalu dan kurang percaya diri.. Namun ketika kelas 3 Smk (XII) entah mengapa saya menjadi menyukai pelajaran bahasa Indonesia dikarenakan guru yang mengajarnya sangat inspiratif, dan asik banget, ketika Beliau...

Everything will be a beautiful:)

Memiliki dan kehilangan adalah 2 hal yang pasti akan pernah dirasakan.. Semua menjadi bukti bahwa memang tak ada yang abadi.. Jika memang melepaskan membuat hati menjadi lebih terbebas dan  lebih menenangkan hati adalah pilihan yang terbaik maka ikhlaskan dan bersabarlah ..  Daripada terus menghabiskan dengan orang yang salah, yang hanya menjadikan hati sebagai korban terluka, dan menambah dosa serta menguras air mata maka Tak mengapa untuk sementara sendiri sebagai kesempatan untuk terus memperbaiki diri .. Hidyp tak selalu mengenai cinta.. Masih banyak hal lain yang harus kita persiapkan dan kita tata agar masa depan yang diimpikan ada dalam genggaman.. Lebih baik kehilangan sesuatu karena Allah, daripada kehilangan Allah karena sesuatu.. Jika dia memang benar jodoh tang telah tertulis dilauh mahfudz tentunya pada waktu yang tepat kelak akan dipersatukan dalam ikatan yang lebih suci dan diridhaiNya.. Sendiri dalam penantian, menyepikan hati hanya untuk seseorang yang pant...

Renungan

Pernah tidak sih kita merenung terhadap apa yang Allah telah berikan kepada kita sehingga membuat kita menjadi ingin memujiNya selalu dan bersyukur.. Pernah tidak kita bercermin kembali terhadap diri sendiri yang Allah ciptakan sebagai manusia yang memiliki akal dan budi pekerti.. Yang tercipta normal seperti manusia pada umumnya.. Lalu apalagi yang harus dikeluhkan ? Jika kita terus menatap ke atas tentunya kita tak akan pernah puas, selalu jngin lebih . lebih.. Dan lebih.. Namun cobalah mencoba untuk menatap ke bawah .. Tentunyakita akan menyadari betapa Allah sangat baik kepada kita.. Disaat ada diantara kita mereka yang tak memiliki sepasang tangan dan kaki yang sempurna , namun kita memilikinya dan keduanya dapat berfungsi dengan baik.. Disaat ada diantara kita yang tak dapat melihat

Menjadi Orang Baik itu super istimewa..

KENAPA ORANG BAIK SERING TERSAKITI? Karena orang baik selalu mendahulukan orang lain. KENAPA ORANG BAIK SERING TERTIPU? Karena orang baik selalu memandang orang lain tulus seperti dirinya. Ia tidak menyisakan sedikitpun prasangka bahwa orang yg ia pandang penyayang mampu mengkhianatinya. KENAPA ORANG BAIK SERING DI HINA? Karena orang baik tak pernah diberi kesempatan membela dirinya. Ia hanya harus menerima, meski bukan ia yg memulai perkara. KENAPA ORANG BAIK SERING MENETESKAN AIR MATA? Karena orang baik tidak ingin membagi kesedihan. Ia terbiasa mengobati sendiri lukanya, Dan percaya bahwa suatu masa Tuhan akan mengganti kesedihannya dengan kebahagiaan. TAPI, KENAPA ORANG BAIK TAK PERNAH MEMBENCI YANG MELUKAINYA? Karena orang baik selalu memandang bahwa di atas semua, Tuhanlah hakikatnya. Jika Tuhan yang mengarahkan gerak gerik hidupnya, bagaimana ia akan mendebat kehendak-Nya. Itulah sebabnya orang orang baik tidak memiliki dendam dalam kehidupannya.😊...

"Hikmah di hari ulang tahunku"

Gambar
“Mah aku berangkat kerja dulu ya , assalamualaikum.” (selepas aku cium tangan ibu, aku pun bergegas pergi menuju tempat kerjaku) Alhamdulillah hari ini perjalanan tidak terlalu menghabiskan banyak waktu, jalan raya pun tidak begitu macat seperti biasanya, ya dikarenakan ini hari sabtu . aku bekerja hanya setiap sabtu dan minggu. Hari biasa aku gunakan untuk kuliah . semua aku lakukan agar aku bisa lebih mandiri dan sambil menyibukkan diri untuk hal-hal positif. **** Sesampai di tempat kerja, aku pun langsung masuk keruang kerjaku dan ku letakkan tasku diatas meja, lalu aku mulai membuka laptop dan menyelesaikan pekerjaanku. Aku bekerja disebuah penerbitan, dimana jadwal hari kerjaku hanya 2x dalam seminggu. Jadi lumayan cukup santai hingga aku pun sambil melanjutkan kuliah.. Tiba-tiba Rachel teman kerjaku berada disampingku.  “Inara ini tadi Ibu Firda menitipkannya ke gue untuk diserahin ke lu.” “Oh iya Rachel , makasih ya.” “Iya sama-sama.. ciee yang besok mau ulang tahun.. asik ...

Hikmah dari ulang tahunku

Gambar
"Assalamualaikum Akhi .. Maafkan aku yang tak mampu memberikan janji untuk tetap menunggumu. Karena kekhawatiran itu datang mengganggu hatiku. Aku hanya khawatir, disaat aku tetap bertahan dalam penantian dengan janji yang telah diucapkan, tetapi ternyata Allah telah menuntun jodohku dan dia adalah pemilik hatiku yang sebenarnya. Maka haruskah aku tetap menunggumu yang tanpa kepastian?? Bahkan kamu sampai saat ini pun belum mampu untuk bertanggung jawab pada pilihanmu sendiri. Wassalamualaikum.” Send..